Home | News | Musisi, Seniman dan Akademisi Hibahkan Karya Atasi Covid-19 Lewat GSUI

Musisi, Seniman dan Akademisi Hibahkan Karya Atasi Covid-19 Lewat GSUI

News - 7 June, 2020 Oleh @Yulia Dewi

Musisi, Seniman dan Akademisi hibahkan karya untuk pandemi covid-19 melalui GSUI

WowChannelz.com -   Gerakan Seribu Untuk Indonesia (GSUI) kembali memperoleh dukungan dari berbagai pihak. Gerakan yang bertujuan meringankan masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 ini tidak hanya datang dari dokter, masyarakat umum, dan selebritis saja,  kali ini dukungan datang dari seniman,  musisi dan akademisi dengan menyumbangkan karyanya lewat GSUI. Mereka adalah maestro lukis Goes Noeg (sapaan akrab Agoes Noegroho)  dan musisi yang juga penyanyi senior, Ote Abadi. Melalui GSUI,  keduanya memberikan karya untuk direalisasikan bagi penanganan covid-19.

Pada Kamis (4/6) lalu, Posko GSUI yang berada di Jalan Kerinci,  Jakarta Selatan disulap menjadi mini galeri.  Beberapa lukisan dari seniman pelukis Goes Noeg ini menyumbangkan lukisannya. Ada dua lukisan yang disumbangkan,  yaitu lukisan Presiden RI Joko Widodo dan lukisan bentuk kaligrafi.

Ia berharap dapat bekerjasama dengan GSUI dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

"Saya hanya bisa membantu dengan karya. Berharap hasil dari karya saya nanti dapat dipergunakan dengan baik dan tepat sasaran. Dua lukisan terpilih ini saya hibahkan murni,  yang artinya  hasil penjualan lukisan ini untuk membantu mereka yang terdampak pandemi Covid-19," jelas Goes Noeg. 

Musisi
Ote Abadi (Ist)

Selain itu dukungan juga datang dari musisi sekaligus pencipta lagu,  Ote Abadi.  Ia menciptakan sebuah lagu berjudul 'Putera Puteri Besar'. Lagu ini dibuatnya sepuluh tahun lalu,  dirinya mencari momen yang pas, hingga akhirnya Indonesia mengalami peristiwa yang luar biasa berupa merebaknya pandemi Covid-19. Hal inilah yang akhirnya membuat Ote yakin untuk menyumbangkan lagu ini untuk didonasikan kepada GSUI. 

"Tema yang diambilnya kali ini bukan tanpa alasan. Putera puteri Indonesia saat ini sangat perlu untuk bersatu terutama dalam kondisi ditengah pandemi Covid-19," ujar Ote. 

Ote berharap lagu ini dapat menjadi penyemangat bangsa untuk bisa melewati pandemi ini. "Keinginan saya lagu ini bisa dinyanyikan secara kolosal dan Presiden ikut terlibat di dalamnya," harapnya. 

Dukungan juga datang dari akademisi, selama jalannya acara pada hari itu,  posko GSUI dilengkapi teknologi pembasmi virus bernama 'Covid Buster' .

"Ini sebuah prototipe yang tim kami buat sejak awal Maret lalu, fungsinya menyedot segala virus yang ada di ruangan ini. Alat ini siap dikembangkan secara massal setelah uji kelayakan dari lembaga terkait disahkan,” terang perwakilan tim, Al Hakim Al Hadhy didampingi Profesor Djoko Gunawan, seorang peneliti dari BPPT.