Home | Celeb | Tergerak Bantu Pengemudi Taxi, Fariz RM Bagikan 200 Paket Sembako

Tergerak Bantu Pengemudi Taxi, Fariz RM Bagikan 200 Paket Sembako

Celeb - 7 May, 2020 Oleh @Yulia Dewi

Musisi kenamaan Fariz RM tergerak membantu pengemudi taxi yang terdampak pandemi Covid-19 dengan membagikan 200 paket sembako

WowChannelz.com -   Beredarnya wabah pandemi Covid-19 yang sedang melanda negeri ini membuat hampir seluruh  masyarakat kesulitan dalam melakukan pekerjaan,  hingga mengganggu perekonomian dari segala sektor. Apalagi bagi kalangan menengah ke bawah yang tentunya  banyak sekali yang mengalami kesusahan.  

Kondisi inilah yang membuat musisi kenamaan,  Fariz RM tergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dengan membagikan 200 paket sembako kepada pengemudi Taxi Blue Bird di kawasan Mampang,  Jakarta Selatan.

Pelantun 'Sakura' yang tergabung dalam Gerakan 1000 Untuk Indonesia menyatukan semangat persatuan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Saya sebagai manusia Indonesia dan manajemen Fariz RM tergerak hati untuk bergabung memberikan bantuan kepada teman teman masyarakat Indonesia khususnya yang sedang mengalami kesulitan diakibatkan beredarnya wabah covid-19," tutur pria berusia 61 tahun ini kepada Wowchannelz di Jakarta pada Rabu (6/5).

Fariz RM
Manajemen Fariz RM melalui GSUI memberikan bantuan kepada para pengemudi taxi Blue Bird Mampang, Jakarta Selatan (Ist)

Musisi senior ini juga berpesan agar semua pihak yang merasakan kesulitan pada masa pandemi ini dapat lebih bersabar dan yakin segala sesuatunya akan membaik dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Fariz RM yang tergerak memberikan paket sembako yang berisikan beras,  telur,  mie instan,  sarden,  dan hand sanitizer kepada para pengemudi taxi ini karena ia melihat dari berbagai profesi, pengemudi taxilah yang sangat berjasa dimasa kritis ini dalam melayani masyarakat. 

"Mereka banyak sekali lapisan masyarakat dari berbagai profesi yang terdampak kesulitan mendapatkan penghasilan di tengah wabah covid-19. Salah satunya adalah pengemudi Bluebird, Yang saya pikirkan dengan manajemen adalah mereka itu sangat berjasa, mereka tetap bekerja di masa yang sulit kritis demi melayani masyarakat. Sehingga saya terpanggil dan memilih para pengemudi taksi adalan pihak yang perlu dibantu," beber Fariz.

Fariz juga berharap apa yang ia lakukan bersama manajemennya dapat memberi contoh bagi semua pihak agar terpanggil untuk bersama-sama membantu melawan covid-19.

Fariz RM
200 paket sembako yang diberikan Fariz RM kepada para pengemudi taxi (Ist)

"Saya berharap bahwa apa yang dilakukan saya dan manajemen itu bukan hanya bisa membantu pihak yang dibantu, tapi bisa membuat semua pihak terpanggil membantu saudara kita. Hanya dengan kebersamaan dan kita punya kemampuan membantu itu adalah salah satu jalan terbaik untuk melawan covid-19 dan membantu masyarakat yang berkesulitan," kata Fariz. 

Selain itu Fariz RM juga mengajak masyarakat untuk mentaati himbauan pemerintah dengan melakukan social distancing,  agar wabah ini cepat berlalu. 

"Saya pikir masalah wabah ini itu adalah masalah masing masing. Artinya kesadaran masing masing. Kalau saya pribadi sudah mengisolasi diri 2 bulan gak kemana mana. Salah satu cara terbaik untuk memutus penyebaran. Saya berharap masyarakat mengikuti protokol pemerintah yang ada. Protokol kesehatan tentuanya, social distancing, rajin membersihkan tangan dengan sabun dan disinfektan. Putus aktivitas sosial dengan sebanyak banyaknya orang. Ganti dengan IT teknologi komunikasi, punya pemikiran positif tetap percaya bahwa wabah ini bisa berlalu dan kita bisa melawannya," tuturnya panjang lebar. 

Pada kesempatan ini,  Fariz RM juga mengisahkan tentang pengalamannya di rumah saja, sebagai musisi ia pun mengisi aktifitasnya dengan memghasilkan karya terbarunya. 

"Yang bisa saya lakukan cuma itu menciptakan lagu, menulis dan rekaman album baru sedang berlangsung. Turut serta dalam kolaborasi musik yang dilakukan dalam mensuport penanggulangan pemerintah dalam progam lawan covid-19," ungkap Fariz. 

"Apapun bisa dilakukan dirumah seperti menulis buku, membuat rekaman kalau nggak ada kerjaan lain ya nonton tv, berita dunia. Yang pasti berfikir positif, jaga kesehatan dan tinggal di rumah. Jadi menyarankan untuk anda melakukan hal yang sama, tinggal di rumah untuk keluarga dan bangsa. Bersama kita bisa melawan covid-19," pungkasnya mengakhiri perbincangan kali ini.