Home | Event | Film “4 Mantan” Sisi Gelap Akibat Kekerasan Masa Kecil

Film “4 Mantan” Sisi Gelap Akibat Kekerasan Masa Kecil

Event - 18 February, 2020 Oleh @Yulia Dewi

Film 4 Mantan, Film yang bergenre horor thriller ini menceritakan tentang anak yang mendapatkan kekerasan sejak kecil (child abuse) dari orang tuanya.

WowChannelz.com -   Tema Yang berbeda ditampilkan dari film produksi RA Pictures kali ini, “4 Mantan”. Film yang bergenre horor thriller ini menceritakan tentang anak yang mendapatkan kekerasan sejak kecil (child abuse) dari orang tuanya. Digarap oleh sutradara Hanny R. Saputra, film “4 Mantan” membuka awal tahun dengan film yang mengungkapkan pembunuhan berantai yang penuh dengan teka teki.

Cerita diawali dengan adegan yang cukup menyayat hati, dimana diperlihatkan sosok seorang ibu yang sedang melakukan kekerasan terhadap seorang anak. Teriakan sang anak dan tangisannya tidak membuat hati ibunya untuk menghentikan penyiksaan terhadap anaknya. Dari sini penonton dibuat menebak-nebak apa yang kemudian terjadi selanjutnya. Sajian plot twist dari masing-masing karakter yang ditampilkan menimbulkan teka teki hampir sepanjang durasi film. 

4 Mantan
Jeff Smith sebagai Alex (Foto: Ist)

Banyaknya karakter yang ingin ditampilkan di film ini juga membawa kerumitan sendiri bagi yang menontonnya , termasuk saya. Hampir separuh dari film, penonton disibukkan dengan kemana arah cerita yang ingin ditampilkan.  Teka teki pembunuhan Alex (Jeff Smith) tiba-tiba ditampilkan dan muncul empat sosok perempuan yakni Sara, Airin, Rachel, dan Amara. Ke-empat gadis ini adalah mantan kekasih Alex yang dipacarinya dalam waktu bersamaan. Keempatnya muncul secara kebetulan di pemakaman Alex yang dikabarkan meninggal bunuh diri.

Cerita berlanjut ketika keempat mantan Alex ini mendapatkan surat dari Alex yang dikirimkan setelah pemakamannya. Dalam surat ini dituliskan bahwa kematian Alex adalah perbuatan dari salah satu dari keempat mantannya yang dipacarinya bersamaan. Keempatnya, Sara (Ranty Maria), Airin (Melanie Barentz), Rachel (Melayu Nicole), dan Amara (Denira Wiguna) harus memecahkan teka teki siapa misteri dibalik tewasnya Alex, tapi semua tentunya mempunyai pembelaan masing-masing. Lalu siapa yang sebenarnya membunuh Alex?

4 Mantan
Ranty Maria sebagai Sara (Ist)

Setiap karakter yang ditampilkan mempunyai cerita sendiri soal kehidupannya masing-masing. Keempat mantan yang dipacari Alex ini juga mempunya background yang berbeda-beda dan mempunyai masalah sendiri dalam hidupnya. Cukup rumit memang jika dibahas satu persatu, namun sutradara cukup berhasil dalam menyatukan sebuah naskah dengan begitu banyaknya karakter yang ingin diceritakan satu persatu. Background para pemain yang mempunyai latar belakang bintang sinetron juga cukup menampilkan kualitas akting dari masing-masing karakter. Meski belum sempurna, namun adegan-adegan yang ditampilkan cukup membawa penonton hanyut ke dalam cerita.

Teka teki yang ditampilkan sejak awalpun mulai terkuak ketika film sudah mencapai klimaksnya. Adegan tegang dan berdarah-darah akhirnya terjawab kenapa seseorang bisa berlaku sadis terhadap orang lain. Masing-masing karakter mendapat porsinya tersendiri, hingga keempat karakter ini menjadi tokoh utama yang ditampilkan di film ini. Seperti yang telah dipaparkan di awal film, dampak kekerasan yang ditampilkan di film ini adalah contoh dari orang tua yang mendidik anaknya dengan kekerasan dan traumatic di masa kecilnya. Ada pesan yang ingin ditampilkan di film RA Pictures kali ini, seperti child abuse dan bulliying yang sangat berdampak bagi kehidupan seseorang di masa depan.

Film yang mendapat sorotan oleh Pemerhati Anak yang dikenal juga sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (Seto Mulyadi) yang hadir pada saat gala premier 4 Mantan ini menghimbau para orang tua agar mendidik anak dengan cinta bukan dengan kekerasan.

“Film ini sebagai contoh bagi para orang tua untuk tidak mendidik anak dengan kekerasan. Bukan zamannya lagi anak mendapat perlakuan kasar atau dengan kekerasan. Sekarang zamannya anak diperlakukan dengna kasing sayang dan cinta,” himbau tokoh yang biasa dipanggil Kak Seto itu di Jakarta, pada Senin (17/2/2020).

Polesan tangan dingin dari Demas Garis dan Talitha Tan meski dibilang belum sempurna, tapi cukuplah dalam menyajikan tontonan yang menghibur. Meski terlihat susah payah mengawinkan imajinasi keduanya, cerita akhirnya dipaparkan oleh salah satu karakter yang kemudian muncul di akhir cerita. Over all, bagi yang suka dengan petualangan thriller film ini akan tayang di seluruh bioskop tanah air pada 20 Februari 2020. Catat tanggal tayangnya ya! (@yuliadhew)