Home | News | Film Bali Beats of Paradise Mendapat Apresiasi Kemetrian Pariwisata

Film Bali Beats of Paradise Mendapat Apresiasi Kemetrian Pariwisata

News - 15 August, 2019 Oleh @Yulia Dewi

Bali Beats of Paradise, garapan sutradara muda Livi Zheng memulai babak baru. Film ini akan segera tayang di bioskop Indonesia pada 22 Agustus 2019 mendatang

WowChannelz.com -   Film Bali Beats of Paradise, garapan sutradara muda Livi Zheng memulai babak baru. Film yang mengetengahkan perjalanan hidup seorang Penari sekaligus Seniman Gamelan Bali bernama I Nyoman Wenten ini akan segera tayang di bioskop Indonesia pada 22 Agustus 2019 mendatang. Sebuah film dengan format cerita sederhana tentang seorang seniman gamelan yang berkolaborasi dengan musisi muda Judith Hill Keduanya menggarap lagu 'Queen of The Hill', yang menggabungkan Gamelan dan Tari Bali, dengan musik barat bergenre funk. Proses pembuatan film ini sendiri memakan waktu selama satu tahun.

Dengan sedikit ulasan film layaknya film dokumenter, film ini ternyata mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya adalah Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Menanggapi pemutaran perdana film Bali: Beats Of Paradise garapan sutradara asal Blitar ini Menteri Pariwisata, Arief Yahya merasa bangga terhadap sutradara muda yang sudah mendunia ini. "Saya bangga pada Livi Zheng, salah satu anak muda Indonesia yang punya prestasi di bidang film. Selamat atas karya yang mengangkat salah satu budaya kita yakni musik gamelan," kata Menpar, pada saat menghadiri premiere film Bali: Beats Of Paradise di Jakarta, Rabu malam (14/8/2019).

Bali Beats of paradise
Suasana Gala Premier Bali Beats of Paradise (Foto: Ist)

Menpar berharap agar sineas yang mengangkat film bertema pariwisata dan budaya Indonesia semakin banyak, sehingga lokasi wisata yang dikenal masyarakat pun bertambah. Ia menilai, beberapa film karya anak bangsa yang mengambil latar belakang lokasi wisata banyak yang sukses di pasaran.

Selepas itu ia juga menambahkan bahwa film merupakan media yang efektif untuk mempromosikan pariwisata. Dia mencontohkan seperti film Ada Apa Dengan Cinta 2 yang mengangkat pariwisata di Yogyakarta.

Sementara film garapan Livi Zheng menceritakan tentang kehidupan seorang seniman asal Bali yang memperkenalkan pariwisata dan budaya daerahnya kepada masyarakat dunia. "Beberapa saat setelah penayangan film tersebut, lokasi yang digunakan dalam film pun dikunjungi banyak wisatawan," tambah Menpar.

Menurut dia, film Bali: Beats of Paradise dapat menjadi salah satu promosi pariwisata Bali. Saat ini, kunjungan wisatawan ke Bali mencapai 40 persen dari keseluruhan kunjungan wisatawan di Tanah Air. Bali memang menjadi salah satu daerah wisata yang berkontribusi terhadap peningkatan devisa. Saat ini, nilainya mencapai 8 miliar dolar AS.

Pada kesempatan yang sama, Livi Zheng pun berterima kasih atas sambutan dan dukungan yang diterimanya dari berbagai pihak. Baginya, dukungan tersebut memberinya semangat untuk berkarya lebih baik lagi dalam membuat film.

Bali Beats of paradise
Foto: Ist

"Sebagai orang Indonesia, harus kita yang mempromosikan negara kita. Karena latar belakang saya adalah film, maka saya menjadikan film sebagai salah satu cara mempromosikan Indonesia. Tidak hanya itu, dalam keseharian, saya pun tetap menggunakan produk Indonesia. Ini menjadi salah satu upaya saya dalam mempromosikan negara kita," katanya.

Dubes RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi yang turut menyaksikan premiere film ini menyatakan dukungan terhadap film yang mengangkat kisah perjalanan hidup seorang Penari sekaligus Seniman Gamelan Bali bernama I Nyoman Wenten.

Terlepas dari apresiasi yang diterima oleh Livi Zheng dari berbagai pihak diantaranya Menkeu Sri Mulyani, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pangaribuan, Kapolri Tito Karnavian dan Wapres Jusuf Kalla yang menghimbau masyarakat untuk ikut serta menonton filmnya. Entahlah para pesohor negeri itu sempat menontonnya atau tidak, yang jelas film ini terlalu sederhana jika digadang-gadang sebagai film yang menggambarkan kehidupan seorang tokoh seniman Bali. Sinematographi yang dihasilkan dari kamera canggih sekelas Hollywood pun hanya menangkap sekelumit keindahan Bali, yang menurut penglihatan sebagian penonton masih kurang ditampilkan.

Bali Beats of Paradise adalah film yang di luar ekspektasi sebagian orang yang menontonnya, alih-alih menceritakan perjalanan hidup seorang seniman Bali, film ini justru menampilkan kiprah Livi Zheng yang berusaha keras mendapat pengakuan internasional atas karya-karyanya. Akhir kata, Livi Zheng adalah sosok anak muda yang gigih yang pandai memanfaatkan peluang yang ada di depan matanya sehingga mampu melobby berbagai kalangan, bahkan sampai menembus Hollywood yang selama ini menjadi harapan dan kiblat para sineas Indonesia untuk bisa berkarir di sana. Kita tunggu saja karya Livi Zheng selanjutnya.

Sebagai catatan, sebelum tayang di Indonesia pada 22 Agustus 2019, Bali: Beats of Paradise telah tayang di bioskop-bioskop Amerika Serikat dan Korea Selatan. (YD)