Home | Event | Pameran Warisan 2019, memberikan Jaminan Keaslian Batik, Tenun dan Mutiara

Pameran Warisan 2019, memberikan Jaminan Keaslian Batik, Tenun dan Mutiara

Event - 15 August, 2019 Oleh @Yulia Dewi

Pameran WARISAN 2019 yang akan diselenggarakan selama 4 hari pada 22-25 Agustus 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan ini merupakan gelaran yang ke-4 kalinya

WowChannelz.com -   Setelah sukses dengan gelaran Wasiat Agung Negeri Nusantara (WARISAN) pada tahun lalu, acara yang menampilkan 3 wasiat Indonesia, yaitu Batik, Tenun, dan Mutiara ini kembali digelar. Pameran yang akan diselenggarakan selama 4 hari pada 22-25 Agustus 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan ini merupakan gelaran yang ke-4 kalinya. Di tahun ini WARISAN mengangkat tema “Citra Bahtera Nusantara” yang memberikan garansi 100 % keaslian produk-produk yang dipamerkan di sini.

“Saat ini promosi produk di even WARISAN sudah diselenggarakan sebanyak empat kali, semoga semakin maju ke depannya. Karena yang dipamerkan adalah produk-produk unggulan Indonesia yang kami jamin keasliannya,” kata Bramantyo, Komisaris Utama Mediatama Binakreasi.

Wasiat merupakan tradisi yang mengakar dalam sejarah, Wasiat Agung Nusantara (WARISAN) adalah sebuah pameran ekslusif bukan hanya sekedar menampilkan beragam produk unggulan tetapi juga memberikan pengetahuan dan pembelajaran terutama bagi kaum milenial untuk lebih mengenal dan mencintai beragam produk batik dan tenun asli Indonesia. 

Latar belakang Mediatama Binakreasi yang telah berpengalaman dalam melakukan beberapa pameran, salah satunya adalah Inacraft yang menampilkan beberapa produk dan kerajinan tanah air dan sudah terselenggara selama 21 kali. Pengalaman inilah yang akhirnya kemudian dibuatlah sebuah even yang khusus menampilkan produk dari warisan budaya Indonesia.

Pameran Warisan 2019
Press conference pameran WARISAN 2019 (Foto: YD)

Direktur Utama Mediatama Kreasi, Uminur Wijiati mengatakan bahwa di event WARISAN pengunjung bisa diberikan pengetahuan dan juga pengalaman dalam membedakan mana batik yang asli, batik cat atau batik printing yang penggunaanya menggunakan mesin. “Banyak pengunjung pameran kami di Inacraft yang tidak bisa membedakan mana batik yang asli ataupun batik printing yang digunakan mesin. Latar belakang itulah yang akhirnya kami membuat acara WARISAN. Di acara ini nantinya akan ada games dan juga pengetahuan tentang pembuatan batik. Satu-satunya pameran yang menggaransi dan ada gimmick yang bisa menarik minat pengunjung,” paparnya.

Pada tahun ini akan ditampilkan beberapa batik Nusantara dengan motif Gordo. Jika ditahun sebelumnya menggunakan tema motif Kawang atau Kawung, di event kali ini motif Gordo lah yang ingin ditampilkan. Batik yang ditampilkan hanyalah batik dari hasil penggunaan malam panas 100 % dengan aplikasi Btik Tulis, Batik Cap atau Batik Kombinasi (Tulis dan Cap). Tahun ini juga menghadirkan hasil karya tenun NTT yang terkenal serta tenun Songket yang mewah dari Palembang. Tak lupa juga mutiara air laut yang asli dan tentunya terferifikasi keasliannya.

“Setiap pameran warisan selalu memiliki tema tertentu terutama untuk batik, karena Indonesia terdiri dari beragam macam batik. Tahun ini kita tampilkan motif Gordo, karena memiliki simbolik dan keluhuran daru makna batik itu sendiri. Gordo sendiri bermakna dan melambangkan kejantanan karena merupakan tunggangan Dewa Wisnu,” tutur Komarudin Kudiya, Kurator batik di pameran WARISAN 2019.

Tahun ini bertepatan dengan satu dekade (10 tahun) diberikannya hari batik oleh UNESCO. Dengan adanya event WARISAN ini diharapkan batik dapat lebih diminati kembali oleh masyarakat seperti di tahun 2010, dimana batik merajai fashion di Indonesia. Banyaknya batik tiruan yang menjamur, diharapkan dengan adanya event ini, masyarakat kembali sadar dan mengetahui mana batik yang asli atau bukan.

“Saat ini banyak beredar tekstil yang bercorak batik atau paduan keduanya. Kita mengharapkan pameran ini bisa mengedukasi, karena akan ada lomba bagi pengunjung yang hadir yang mengikuti tebak batik,” ujar Uminur Wijiati menambahkan.

Pameran  ini rencananya akan dibuka oleh Ibu Mufidah Jusuf Kalla dengan tiket masuk sebesar Rp. 100.000,-. Bagi pengunjung yang menggunakan salah satu produk batik, tenun, maupun mutiara ketika mengunjungi pameran WARISAN dapat masuk secara gratis tanpa harus membeli tiket. Dikenakannya tiket tahun ini adalah untuk memberikan edukasi kepada pengunjung agar lebih mencintai lagi produk Indonesia.

Saat ini sudah terdaftar sebanyak 130 stand Batik, Tenun dan Mutiara yang akan dipamerkan dan akan melalui proses kurasi yang dilakukan oleh beberapa curator seperti, Komarudin Kudiya, Romi Oktobirawa, Dudung Alie Syahbana (Kurator Batik) dan Zainal Arifin (Kurator Tenun), serta Ratna Zuhry (Kurator Mutiara). Yulia