Home | News | Review Film Roh Fasik, Iblis Selalu Mengganggu Manusia Yang Lemah

Review Film Roh Fasik, Iblis Selalu Mengganggu Manusia Yang Lemah

News - 7 May, 2019 Oleh @Yulia Dewi

Roh Fasik menjadi film Indonesia pertama yang tayang di bioskop. Film yang diproduksi oleh RA Pictures ini akan tayang pada tanggal 9 Mei 2019

WowChannelz.com -   Membuka Ramadhan 2019, Roh Fasik menjadi film Indonesia pertama yang tayang di bioskop. Film yang diproduksi oleh RA Pictures ini akan tayang pada tanggal 9 Mei 2019. Roh Fasik yang diperankan oleh pasangan suami istri Zaskia Sungkar dan Erwinsyah ini bergenre horor islami yang jarang dan bahkan tidak pernah ditemui di beberapa film bergenre horor di tanah air.

Fasik secara etimologi bisa diartikan “keluar dari sesuatu”, tapi jika dalam agama Islam, pengertian fasik adalah orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Inilah yang digambarkan dalam film garapan sutradara Ubay Fox yang pernah menggarap film Kembang Kantil dan Rasuk.

Cerita di awali dengan Akbar (Evan Sanders) yang tidak mau lagi mengimani Tuhan dan agamanya sejak kematian Zahra (Zaskia Sungkar), istrinya. Akbar dan Zahra yang dikaruniai seorang anak bernama Amira (Keinaya Meissi Gusti). Tahun berlalu, namun Akbar tidak juga mendapatkan titik terang siapa yang membunuh istrinya, meski telah hidup bersama istri barunya, Renata (Denira Wiraguna), kehidupan Akbar tidak seindah ketika hidup bersama Zahra. Sosok Zahra seakan tak pernah hilang dari ingatan Akbar, meski telah digantikan oleh Renata. 

Roh Fasik
Roh Fasik Poster (Foto: Ist)

Hingga suatu hari datang sahabat lama Akbar, Hasan (Irwansyah) yang menjenguknya karena lama Akbar tidak pernah melakukan aktifitas layaknya seorang muslim yang biasa dilakukan mereka berdua.  Menjadi Hasan datang untuk menjenguk dan mengajaknya kembali ke jalan yang benar, setidaknya demi anaknya Amira. Awalnya Akbar menolaknya, namun karena desakan sang anak akhirnya Akbar mengizinkan Hasan untuk belajar Al-Quran dan bertadarus di rumahnya. Sejak saat itulah, muncul kejadian-kejadian aneh yang mengganggu ketentraman mereka di rumah itu. Renata yang kerap menjadi korban teror dari iblis yang bersemayam di rumahnya. Hal ini sempat dirasakan oleh Hasan yang selalu merasakan panas saat mengaji di rumah tersebut. Di tambah dengan Renata yang kerasukan sosok iblis di dalam tubuhnya. Iblis itupun kerap menampakkan wujudnya sampai menyerupai sosok Akbar.

Akbar yang masih saja tidak dapat menghilangkan sosok istrinya, hampir tiap malam keluar rumah dan mendatangi makam Zahra. Dia tidak percaya apa yang diceritakan oleh Hasan akan keanehan-keanehan yang terjadi di rumahnya, bahkan Hasan diusir dari rumahnya karena dianggap mempunyai hasrat terhadap Renata. Namun belakangan kesurupan yang dialami oleh Renata makin menjadi hingga membahayakan nyawanya dan Amira. Apa yang kemudian dilakukan Akbar untuk menyelamatkan keluarganya? Sanggupkah Hasan mengembalikan Akbar seperti dahulu ketika keduanya sama-sama menjalankan perintah-Nya?

Dari sisi cerita, film yang menampilkan lebih banyak cerita religinya ini sarat akan pesan yang dibawakan. Selain dengan cerita yang tidak biasa, film Roh Fasik membawa pesan kisah cinta yang sangat mendalam dari seorang perempuan dan sanggup melakukan apapun untuk memikat hati yang dicintainya walau harus menyekutukan Allah. Sekilas dari latar belakang film ini hampir mirip dengan film laris asal negara tetangga, Malaysia yang berjudul Munafik. Sama-sama kehilangan sosok seorang istri dan tidak bisa menerima kenyataan jika istrinya telah meninggal sehingga imannya pun  terguncang sehingga tidak mengimani ketetapan yang telah digariskan Tuhan terhadapnya. Namun dari sisi cerita, Roh Fasik cukup berbeda. 

Di sini sosok suami yang kehilangan istrinya sama sekali tidak menampakan aktifitasnya sebagai seorang muslim sama sekali. Dalam film ini sama-sama mengandalkan kekuatan ayat-ayat suci Alquran dalam mengusir roh jahat atau kekuatan iblis. Secara keseluruhan akting dari para pemainpun lumayan bagus. Apalagi karakter Renata yang diperankan oleh Denira Wiguna cukup berhasil membawa emosi penonton dengan adegan kesurupan yang dibawakanya. Walau beberapa scene memunculkan adegan yang kurang detail dan kurang masuk akal. Mungkin maksud  sutradara untuk menambahkan kesan horor tapi yang kelihatan malah membuat penonton mengernyitkan keningnya. Bagaimana tidak, sosok Akbar dan sang istri yang mencari jawaban atas teror yang menimpa keluarganya menumpang sebuah bus yang isinya adalah roh-roh gentayangan. Kemunculannya seperti dipaksakan, mungkin maksudnya menyampaikan pesan tapi akhirnya menjadi sesuatu yang aneh di film ini.

Sutradara, Ubay Fox tampak kurang detail dalam menampilkan latar belakang dari sisi cerita film ini. Alih-alih membuat plot yang tidak mudah ditebak, tapi gagal dengan kesan cerita yang sedikit dipaksakan. Padahal seharusnya sutradara lebih menggali lebih dalam lagi latar belakang cerita kematian Zahra, dan Renata yang masuk ke kehidupan Akbar. Namun over all, film ini cukup membangkitkan suasana mencekam dari beberapa scene horor yang ditampilkan. Dibalik kekurangan yang ada di film ini, pesan yang ingin disampaikan juga cukup berhasil mengena kepada penonton. Bahwa apapun musibah dan persoalan semuanya jika dikembalikan dan berserah diri kepada Allah, Allah akan menjawab semua persoalanmu segera, karena janji Allah dalam ayat Al-Qur’an, Ia tidak akan membebani seseorang sesuai dengan kemampuannya.

Pada film kali ini RA Picture tidak melibatkan banyak aktor seperti film-film sebelumnya.  Selain Zaskia Sungkar dan Irwansyah, aktor dan aktris yang bermain di Roh Fasik adalah Nagita Slavina, Volland Hummigio, Abi Cancer, Egy Fedly, Kanaya Gleadys, dan Ratu Dewi. Ubay Fox mengarahkan para pemain di Roh Fasik berdasarkan naskah yang ditulis olehnya bersama Evelyn Afnilia. (YD)