Home | News | Review Film Sekte, Terjebak ke Dalam Sebuah Komunitas Sesat

Review Film Sekte, Terjebak ke Dalam Sebuah Komunitas Sesat

News - 23 April, 2019 Oleh @Yulia Dewi

Sekte merupakan film yang bergenre horor-thriller yang mulai tayang di bioskop seluruh tanah air mulai tanggal 2 mei 2019

WowChannelz.com -   Satu lagi film bergenre horor akan mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai tanggal 2 Mei 2019. Film produksi Silver Bullet Films ini bertajuk “Sekte” dengan tema horor thriller. Kata Sekte yang kerap didengar adalah merujuk kepada suatu gerakan yang menganut keyakinan atau ajaran yang sesat dan yang seringkali menyimpang dari ajaran dan praktik ortodoks.

Sekte biasanya dijumpai tidak hanya di luar negeri saja, bahkan di dalam negeri pun ada beberapa kelompok yang menganut kepercayaan ini, meski tidak sebanyak berita yang kita terima dari luar negeri. Bahkan di India, Sekte tidak menunjukkan adanya perpecahan atau komunitas yang terasingkan, melainkan lebih pada suatu tradisi yang terorganisir, yang biasanya didirikan oleh si pendiri yang melakukan praktik-praktik asketik." Dan menurut Axel Michaels, seorang indolog,  "Sekte-sekte India tidak memusatkan perhatian pada ajaran sesat, karena tidak adanya pusat atau pusat yang menuntut membuat hal ini tidak mungkin. Sebaliknya, fokusnya adalah pada para penganut dan pengikutnya.

Lalu bagaimana Sekte ditampilkan di film ini? 

Film diawali oleh LIA (Asmara Abigail) yang sempat mengalami hilang ingatan pasca kecelakaan. Lia yang terluka parah di tolong oleh beberapa orang dalam hutan dan dibawa ke dalam sebuah rumah. 

 Saat terbangun, ia telah berada di sebuah bangunan rumah besar yang terisolasi dan berisikan seorang perempuan hamil yang bernama Dewi dan beberapa orang lainnya. 

Rumah yang diketahuinya sebagai tempat sebuah komunitas , yang terdiri dari orang orang yang tak memiliki rumah dan keluarga, namun mereka hidup rukun dan saling menjaga. Mereka itulah yang menolong Lia saat kecelakaaan. 

Sekt
Poster (Foto: Ist)

 Karena tidak ingat siapa dirinya dan kemana ia harus pergi, Lia pun tinggal disana untuk mendapatkan perawatan. Hari berlalu, Lia yang mulai sedikit pulih menyadari ada hal yang aneh dengan situasi tempat dimana dirinya tinggal. Ternyata para penghuni rumah terdiri dari para pengikut sekte aliran sesat dan orang-orang yang masuk ke rumah tersebut tidak pernah bisa keluar lagi. Lia yang berusaha keluar dan mencari keluarganya dibuat tidak berdaya oleh orang-orang yang berada di rumah tersebut. Apalagi ia melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana para pengikut aliran sesat tersebut membunuh satu persatu orang-orang yang ada di sana. Satu persatu kejadian yang dialaminya membuat ingatan Lia perlahan mulai kembali.

Bagaimana nasib Lia, mampukah dia keluar dari rumah yang berisikan pengikut aliran sekte itu? 

Film yang disutradarai oleh William Chandra ini menyajikan sebuah horor yang berbeda dari horor yang kita temui selama ini. Tanpa menyajikan jumpscare yang memekakan telinga, namun horor ini mampu membuat suasana mencekam dengan beberapa adegan dari masing-masing karakternya. Walau tanpa menampilkan sosok hantu, film Sekte menyajikan beberapa adegan berdarah-darah yang cukup membuat tegang penontonnya.

Dari sisi cerita film ini cukup menarik, hanya saja dialog antar pemain terasa kaku dan cukup mengganggu konsentrasi penonton, sehingga jika disimak adegan demi adegan layaknya sebuah sajian drama teater. Mungkin saja karena background sutradara yang memang berasal dari teater, sehingga dialog terasa tidak natural. Sutradara cukup berhasil menampilkan visual yang mencekam, ditambah lagi dengan makeup sosok siluman Bunda yang cukup baik di tampilkan di sini.

Terlepas dari beberapa kekurangan yang ada, film ini menyajikan suasana horor segar dari film-film yang tayang di bioskop tanah air sebelumnya. Penasaran dengan aksi para pemain muda di film Sekte? Film yang diproduseri oleh Derby Romero dan Rizky Nazar ini juga diperankan oleh Gesata Stella, Nadira Adnan, Fangtatis, Natalius Cendana, Edo Eduart, dan Triandesa Trisa. (YD)