Home | Celeb | Andrea Miranda Rilis Single “Perahu Di Atas Bukit” Berkonsep Modern Musikal

Andrea Miranda Rilis Single “Perahu Di Atas Bukit” Berkonsep Modern Musikal

Celeb - 14 February, 2019 Oleh @Yulia Dewi

Andrea Miranda yang dikenal sebagai penyanyi bersuara sopran kembali menunjukkan talentanya dalam bermusik. Membuka tahun 2019 ini, Andrea merilis sebuah single terbarunya yang bertajuk "Perahu Di Atas Bukit".

WowChannelz.com -   Penyanyi bertalenta Andrea Miranda yang dikenal sebagai penyanyi bersuara sopran kembali menunjukkan talentanya dalam bermusik. Membuka tahun 2019 ini, Andrea merilis sebuah single terbarunya yang bertajuk "Perahu Di Atas Bukit"

Kecintaannya terhadap musik didapatnya dari sang Ayah, Purwa Tjaraka, seorang maestro musik Tanah Air, makanya tak heran sejak usia 5 tahun Andrea sudah akrab dengan dunia musik. Tidak main-main untuk terjun ke dunia musik, Andrea memperdalam ilmunya di New York Film Academy dan disanalah kemudian Andrea Belajar dari pemain berkelas dunia yang berkecimpung di Brodway yang juga terlibat dalam The Lion King, A Chorus line, The Phantom of the Opera dan Wicked. Dari sinilah Andrea makin mencintai teater musical.

Di tahun 2015, Andrea kembali ke Tanah Air dan merilis sebuah album yang bertajuk “Andrea Miranda”. Karir Andreapun makin bersinar, sekembalinya dari Amerika selain merilis sebuah almbu, Andrea juga bermain dan menjadi pemeran utama di beberapa panggung Musikal. Diantaranya, Opera Ainun, Teater Musical Into The Woods, dan terakhir pada bulan November 2018, Andrea kembali menjadi pemeran utama di Pagelaran  Drama  Tari Genta Sriwijaya. Bahkan di bulan Oktober 2018, Andrea juga mengadakan konser tunggal “Andrea Miranda” Live In Concert” bersama Purwa Caraka Orchestra di Jakarta.

Andrea Miranda
Perayaan Ultah Andrea Miranda sekaligus peluncuran single terbarunya (Foto: Biy)

Kini, bertepatan dengan hari Ulang Tahun yang ke-33, Andrea Miranda menandai perjalanan bermusiknya dengan merilis sebuah single yang berjudul “Perahu Di Atas Bukit”. Tidak sendirian, ditemani dengan sang suami, Ammir Gita,  Andrea menciptakan sendiri single terbarunya kali ini. Sebuah single dengan konsep musik modern musical soundtrack,  menjadi penanda karirnya di industri musik Tanah Air. Selain menciptakan sendiri, Andrea juga bertindak sebagai produser dari lagu ini. 

"Bisa dibilang ini project pertama aku bersama suami. Idenya sendiri sebetulnya dari sebelum nikah dulu cuma belum kesampaian, akhirnya baru kesampaian di akhir tahun 2018 kemarin," kata Andrea Miranda di Purwa Caraka Music Studio, Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (14/2).

Judul single yang unik dari Andrea ini diciptakan saat mereka berdua liburan di Nusa Penida, Bali. Letak Nusa Penida yang berbukit-bukit ini terlihat unik ketika tak sengaja Andrea melihat sebuah perahu ada di atas bukit, seperti tidak ada tempat lainnya. Andrea pun akhirnya teringat akan pengalaman pribadinya yang merasakan ketika melihat sekelilingnya semua bergerak dengan cepat, sementara dirinya bergerak lambat. Dia melihat seperti sebuah perahu yang berada sendirian di atas bukit.

"Kalau dari segi lirik sebetulnya ini adalah pengalaman pribadi aku,  aku merasa kalau melihat sekitar kok orang lebih cepat bergeraknya dari pada diri sendiri. Cuma lagi-lagi kan kadang orang tanya kapan kawin, udah kawin kapan punya anak, udah punya anak kapan punya adik. Kalau dipikir-pikir cepat atau lambatnya semua itu kan sebetulnya yang nentuin aku sendiri, kemudian yang aku lihat dan merasa mungkin memang buat aku belum waktunya. Jadi akhirnya kita jalanin aja sebaik yang kita bisa, akhirnya nanti nyampe kok ke tujuannya," papar Andrea.

Lagu ini memang menceritakan tentang seseorang yang merasa kehilangan arah dalam hidupnya, meskipun berbeda kasusnya. Hal inilah yang ingin diungkapkan Andrea dalam singlenya kali ini. Sedangkan dari sisi musiknya, Ammir membuatnya secara teater musical sesuai dengan permintaan dari Andrea, namun dikemas lebih modern agar terdengar lebih catchy dan easy listening.

 

"Jadi sebenarnya pada saat produksi, Andrea memilihnya secara konsep sangat musical. Nah, di Indonesia sendiri musical teater seperti itu kan masih dikit banget pendengarnya, ada cuma sedikit. Jadi ketika kami memutuskan single baru untuk Andrea  kami coba usahakan gimana caranya kita gabungkan dengan musical teater modern seperti Frozenlah dari Disney, yang itu semua musical modern dan kami coba ungkapkan ke situ. Kami coba membuat sesuatu yang mood dan karakter musikalnya dan secara soundnya lebih kepada modern dengan orkestrasi dan piano klasik  yang mainkan bu Dian HP," papar Ammir.

Andrea Miranda
Andrea Miranda bersama Ammir Gita (Foto: Biy)

Perahu Di Atas Bukit selain diaransemen oleh sang suami, lagu ini juga diisi oleh instrumen piano dari Dian HP yang kebetulan adalah ibunda dari Ammir Gita sekaligus sebagai mertua dari Andrea Miranda.

Support Orang Tua

Pada kesempatan yang sama Dian HP sangat mendukung apapun yang dikerjakan oleh mereka berdua, terutama dalam hal berkarya. Sebagai ibu, Dian HP sangat mengenal karakter keduanya, baik dalam hal passion ataupun kualitas bermusik keduanya.

"Saya sangat menikmati proses-proses regenerasi. Dan dua anak ini saya tahu banget passionnya segede apa dan energinya segede apa jadi kalau mereka tidak berbuat apapun saya akan mengejar terus dukungan seribu persen lah buat saya. Sepanjang semua itu sesuai dengan aturan moral dan etika yang berlaku," papar komposer senior wanita ini.

Latar belakang keduanya yang lahir dari darah musisi memudahkan keduanya untuk menyatukan pendapatnya. Andrea Miranda sendiri adalah anak dari seorang musisi senior Purwa Tjaraka. Namun, dalam hal bermusik keduanya mempunyai karakter sendiri.

Hal ini dibenarkan oleh Purwa Tjaraka, hadir dalam kesempatan yang sama ia juga memberikan kebebasan dalam berkreasi.

"Saya pada prinsipnya kita sebagai ortu akan support apapun akan kita support, tapi kita tidak ingin masuk di wilayah kreatifnya dan supaya mereka bisa  punya kebebasan berkreasi," kata Purwa Tjaraka.

Sebagai orang tua, Purwa Tjaraka sangat mengerti betul apa yang ditakutkan mereka berdua. Image masyarakat terhadap keduanya yang mempunyai orang tua  dari berlatar belakang musisi selalu dianggap hidup dengan bayang-bayang mereka. Tapi dengan adanya single ini, mereka sudah menunjukkan kualitas sendiri dengan berkreatifitas dengan kemampuannya di bidang musik.

"Persepsi di masyarakat tidak bisa dihindarkan, buat saya dengan memberikan kebebasan berkreasi itu menjadi hal penting buat  saya.  Mereka sudah kerjakan apa yang menurut mereka terbaik diluar kreatifitas yang mereka punya," pungkas Purwa Tjaraka.

Akhirnya dengan persiapan yang cukup panjang, Andrea Miranda mempersembahkan single terbarunya ini dengan harapan berbagi pengalaman yang sama seperti dirinya. (Yulia)