Home | News | Review Film 'Tembang Lingsir'

Review Film 'Tembang Lingsir'

News - 27 January, 2019 Oleh @Josepus Orias Dias

Nama lain dari Lingsir Wengi yaitu kidung Rumekso Ing Wengi.

WowChannelz.com -  Tahu dengan tembang Lingsir Wengi? Nyanyian yang selama ini dianggap oleh kebanyakan orang untuk memanggil makhluk halus. Kalau Anda termasuk salah satunya, itu salah besar.

Sebenarnya lagu Lingsir Wengi ini biasa dinyanyikan oleh ibu-ibu untuk menidurkan anaknya di kala malam yang sunyi, yang berfungsi agar si anak diberikan perlindungan oleh Tuhan. Sedangkan nama lain dari Lingsir Wengi yaitu kidung Rumekso Ing Wengi.

Banyak yang salah kaprah terhadap tembang tersebut, karena film 'Kuntilanak' (2006) menggunakannya sebagai soundtrack. Nah layar lebar 'Tembang Lingsir' mencoba meluruskan makna dari lagu Lingsir Wengi.

Tembang Lingsir
Jumpa pers film 'Tembang Lingsir'.

Film produksi Blue Water Films dan Dee Company ini menceritakan tembang itu justru sebagai pelindung diri. Jika ada ancaman atau gangguan makhluk halus, maka lantunkan lagu itu.

Berkisah tentang Mala (Marsha Aruan) yang sudah diajarkan lagu Tembang Lingsir oleh ibunya sejak ia kecil. Setelah insiden kebakaran misterius yang menewaskan ibunya, Mala kehilangan suaranya. 

Mala akhirnya tinggal di rumah pamannya, Om Gatot (Teuku Rifnu Wikana), dan istrinya Tante Gladys (Meisya Siregar) bersama dua anak mereka, Daisy (Aisyah Aqilah) dan adiknya, Ronald. Di rumah tersebut, juga ada Mbok Rahma yang mengurus keperluan mereka. 

Sejak kedatangan Mala, suasana rumah tidak lagi sama. Banyak kejadian aneh muncul. Mbok Rahma menuduh Mala penyebab semua kekacauan ini.

<a class='people'
                 data-tag_name='marsha-aruan' 
                 href='https://wowchannelz.com/people/marsha-aruan'>Marsha Aruan</a>
Marsha Aruan berperan sebagai Mala di film 'Tembang Lingsir'

Seiring berjalannya waktu, Mala merasa ada rahasia besar di dalam rumah tersebut yang membuat semua teror tersebut muncul. Terlebih saat Mala mengetahui bahwa ternyata dia memiliki saudara kembar, yang tidak pernah ia kenal sebelumnya.

Rizal Mantovani sebagai sutradara cukup berhasil memoles akting Marsha Aruan. Karena sepanjang film, Marsha tidak ada dialog dan hanya bermain ekspresi. Namun emosi yang diluapkan mampu tersampaikan ke penonton secara baik.

Sedangkan akting Teuku Rifnu tak perlu diragukan lagi. Ia bisa masuk dalam karakter Om Gatot yang menyimpan sejumlah rahasia dan berubah kepribadian, semenjak kedatangan Mala. 

Tembang Lingsir
Cast film 'Tembang Lingsir'.

Meisya Siregar yang untuk pertama kali mendapat porsi banyak di dalam film, juga tidak begitu mengecewakan. Sosok ibu penyabar mampu ia sampaikan lewat karakter Gladys.

Namun sayang Andhika Lazuardi sebagai penata skrip, terasa kurang maksimal. Lantaran plot film terbilang tidak cukup matang. Saat masuk ke paruh tengah film, penonton sudah bisa menebak kelanjutan ceritanya.

Meski begitu, 'Tembang Lingsir' mampu menghadirkan kembali horror creature Indonesia. Makhluk halus yang dihadirkan pada film ini berupa sesosok wanita pohon menyeramkan. 

Penasaran seseram apa 'Tembang Lingsir'? Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 31 Januari 2019.