Home | Celeb | Cara Cegah Praktik Prostitusi Online Ala Ade Fitrie Kirana

Cara Cegah Praktik Prostitusi Online Ala Ade Fitrie Kirana

Celeb - 20 January, 2019 Oleh @Josepus Orias Dias

Bagi Ade Fitrie Kirana, prostitusi adalah salah satu diantara masalah sosial.

WowChannelz.com -  Prostitusi online kembali hangat menjadi topik pembicaraan pasca terciduknya Vanessa Angel. Kepolisian bahkan menyebut akan ada 100 artis maupun model yang juga terlibat dan siap diringkus.

Bagi Ade Fitrie Kirana, prostitusi adalah salah satu diantara masalah sosial. Sebagai wanita Indonesia, prostitusi dianggap merupakan tindakan yang bertentangan dengan moralitas, agama, budaya, peradaban dan hukum negara.

"Kini dengan perkembangan dunia maya, kita menyaksikan bahwa prostitusi tidak lagi ditemukan di jalanan. Melainkan berpindah ke dunia maya yang mudah diakses dan sulit diberantas," ucapnya kepada wartawan.

Pesinetron 'Raden Kian Santang' ini mengakui kalau meringkus jaringan prostitusi online tidak mudah. Tapi meski demikian, harus diatasi secara maksimal.

Ade Fitrie Kirana
Ketua Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPPA), Ade Fitrie Kirana.

Ade Fitrie Kirana beranggapan, untuk mencegah praktik prostitusi ini tidak semakin marah adalah dengan meningkatkan edukasi pada kaum hawa. Selain itu, juga harus adanya hukum yang tegas terhadap orang yang terlibat prostitusi online.

"Disamping itu saya berpendapat bahwa smart filtering harus dilakukan secara proaktif oleh otoritas negara terhadap jaringan internet dan media sosial. Untuk mencegah konten-konten yang berhubungan prostitusi online dan hal-hal membahayakan lainnya," papar AFK.

Di Indonesia, dalam hal prostitusi, perempuan kerap dijadikan sebagai objek pemberitaan. Lantas bagaimana menurut Ade Fitrie Kirana?

"Perempuan memamg merupakan  korban dari fenomena ini. Tak sedikit kasus yang menunjukkan bahwa seorang perempuan dipaksakan oleh suami maupun keadaan ekonomi keluarganya untuk berbuat yang tidak sesuai dengan fitrahnya yang suci," katanya.

Menurutnya, perempuan yang terlibat dalam prostitusi mengalami peningkatan depresi yang tinggi. Bahkan tak jarang yang memilih untuk bunuh diri.

"Tetapi terdapat satu kenyataan yang dilupakan oleh para pelaku prostitusi. Yaitu prostitusi tak akan menghilangkan kemiskinan, melainkan menciptakan bentuk dan dimensi lain dari kemiskinan pada pribadi objek prostitusi dan keluarganya," ujarnya.Sebagai Ketua Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPPA), Ade Fitrie Kirana siap memberi perlindungan dan pengawasan terhadap korban prostitusi online.

"Kami pun sangat menyambut peningkatan kerjasama antara YPPA dengan lembaga-lembaga pemerintah maupun LSM-LSM yang secara khusus menangani fungi perlindungan terhadap korban prostitusi," pungkasnya.