Home | Celeb | Chelsea Islan: Jujur Teater Lebih Menantang Ketimbang Film

Chelsea Islan: Jujur Teater Lebih Menantang Ketimbang Film

Celeb - 21 August, 2017 Oleh @Ferro Maulana

Aktris cantik Chelsea Islam sedang rajin baca buku dan browsing internet. Ada apa?

WowChannelz.com - Setelah sukses menggelar pementasan teater Bunga Penutup Abad, karya sastra Pramoedya Ananta Toer di Jakarta dan Bandung pada 2016 silam. Kini, Titimarga Foundation kembali menghadirkan pementasan teater bertajuk Perempuan Perempuan Chairil yang rencananya digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki pada 11-12 November 2017 mendatang. Dalam kesempatan tersebut, artis peran Chelsea Islan (22) kembali menunjukkan kemampuan aktingnya di atas panggung teater. Ia berperan sebagai Sri Ajati, seorang perempuan cantik yang disukai banyak laki-laki termasuk Chairil Anwar. Kesempatan memerankan tokoh nyata itu membuat pemain film Rudy Habibie ini merasa tertantang. Observasi dengan Narasumber Demi mendapatkan penampilan yang maksimal, berusaha mencari dan memperdalam karakter yang diperankannya. Ia pun berusaha mencari tahu asal mula atau latar belakang Sri Ajati dari berbagai narasumber. "Untuk peran aku membaca dari bukunya, dari internet, aku tanya Mas Agus Noor (sutradara) dan Ibu Eva, putri Chairil Anwar dan kita barusan bicara banyak tentang ibu Sri Ajati. Aku masih pendalaman karakter, masih research terus dan bertanya sana-sini mengenai observasi peran," ungkapnya. Dijelaskannya, berperan sebagai Sri Ajati yang mana merupakan sosok yang cantik, pintar dan baik. Lalu, Chairil Anwar pun jatuh cinta dengan Sri Ajati. "Jadi ibu Sri Ajati itu gadis pujaan banyak orang, salah satunya Chairil Anwar yang sangat mengaguminya. Dia (Sri Ajati) juga penyiar radio saat itu dan mereka bertemu di masa muda, masa-masa kuliah," jelasnya. Selain Chelsea Islan, pementasan teater Perempuan Perempuan Chairil ini juga dimeriahkan oleh aktor dan aktris ternama. Sebut saja, Reza Rahadian (Chairil Anwar), Siti Nursita (Hapsah Wiraredja), Tara Basro (Sumirat), dan Marsha Timothy (Ida). Selain itu, pementasan ini juga didukung oleh orang yan berdedikasi tinggi di bidangnya masing-masing. Di antaranya, Agus Noor sebagai sutradara dan penulis naskah, Hasan Aspahani (supervisi naskah), Iskandar Loeding (pemimpin artistik), Artha (penata multimedia), Ricky Lionardi (penata musik) White Shoes and The Company (pengisi lagu) dan masih banyak lagi. (Ade/ Fmy)