Saat Barasuara Tampil Tak Berisik

WOWSTYLE | 13 February, 2018 09:12 WIB

Barasuara Foto : Aji

WOWchannelz.com -  Ada pemandangan berbeda di panggung pertama grup musik Barasuara di tahun 2018. Tak seperti biasa dengan format full band dan berisik, kali ini mereka justru tampil semi akustik. 

Band yang beranggotakan Iga Massardi (vokal), TJ Kusuma (gitar), Gerald Situmorang atau Gesit (bass), Marco Steffiano (drum), Asteriska (vokal), Puti Chitara (vokal) kebagian jatah tampil di LAFFestival 2018, JCC Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2/2018) malam dengan tema 'Hening Taifun'. 

Dari temanya saja sudah jelas, berarti lagu-lagu yang ada dalam album perdana mereka 'Taifun' akan dibawakan secara hening, tidak ingar. Suasana langka terlihat dari para personel yang duduk dengan memainkan instrumennya, padahal biasanya mereka jingkrak-jingkrak menyisir panggung.

Ya, tak ada aksi Gerald melompati tubuh Iga dengan posisi jongkok, goyangan tubuh Asteriska yang gemulai, apalagi Iga yang meluncur ke penonton seperti acara-acara gigs biasanya. 

Barasuara
Barasuara saat perform di acar LAFF festival di JCC Senayan. Foto : Aji

Pada kesempatan ini, Gerald Situmorang juga lebih sering bermain gitar akustik ketimbang bass. Sedangkan Marco mengganti set drum full dengan hanya sebagian perkusi, yaitu cajon, djembe dan simbal. Dibantu adiknya yang menggebuk floor drum, simbal dan tambourine. 

Barasuara Ciptakan Suasana 

Barasuara juga menggandeng pemain violin Dika Chasmala untuk mengiringi lagu demi lagu. Memang, karena tak menggunakan distorsi gitar, sayatan violin di sini sangat dominan dan menciptakan suasana berbeda. 

Baca juga :

Tapi bukan berarti musik yang dialunkan Barasuara dengan format seperti ini jelek. Namun memang sedikit asing karena sudah biasa mendengar lagu versi aslinya.

Meski begitu, tetap ciamik dengan ramuan para personel yang sudah tak diragukan lagi kehebatannya. Ya, Marco merupakan produser musik Raisa, Gerald Situmorang memproduseri Monita Tahalea, sedangkan Asteriska dan Puti juga punya proyek solo dengan musik yang berbeda dari Barasuara. Sedangkan Iga sudah malang melintang di industri musik Tanah Air. 

Barasuara
Barasuara bermain akustikan. Foto : Aji

"Halo, semalam malam LAFFestival 2018. Ini panggung pertama kali kami di 2018. Selamat datang di Hening Taifun," sapa Iga kepada para Penunggang Badai, sebutan untuk penggemar Barasuara.

Bermain di panggung Passion Area pukul 22.30 WIB, Barasuara melantunkan 8 lagu. Yaitu 'Tarintih', 'Nyala Suara', 'Taifun', 'Mengunci Ingatan', 'Hagia', 'Sendu Melagu', 'Bahas Bahasa', dan single terbarunya 'Tentukan Arah'. 

Meski aransemen berbeda, kostum yang dipakai personel Barasuara sama seperti biasanya. Iga Massardi dengan kemeja batik lengan panjang, Gerald mengenakan sweater hoodie merah bertuliskan 'LINCAH', Asteriska dengan baju kemben, TJ berkemeja, dan Marco kaus polos. 

Di panggung Passion Area, Barasuara melanjutkan kemeriahan penampil sebelumnya. Yaitu Kahitsna (Kahitna Female Version), NEV+ feat Dea dan Sophia Latjuba. Di panggung lain juga ada Andien, Raisa, Yura Yunita & Tuan-tuan yang tampil tak kalah memukau. (Ray/Gig)


Related Post