10 Anak Muda Indonesia Calon Konglomerat Versi Forbes

lifestyle | 25 July, 2018 18:35 WIB , Oleh Josepus Orias Dias

Dian Pelangi dan Rich Chigga. Foto : Instagram

WOWChannelz.com -  Usianya yang masih sangat muda, dengan usia masih kepala dua mereka sudah masuk Majalah Forbes. Dikutip dari detik.com mereka inilah yang nantinya menjadi calon orang terkaya di Indonesia.

Kamu tentunya tahu Majalah Forbes yang terkenal itu. Setiap tahun, mereka merilis daftar orang terkaya di dunia serta daftar Under 30. Forbes Under 30 itu berisi daftar orang-orang berusia di bawah 30 tahun yang punya potensi jadi miliarder di masa depan.

Dari 300 nama yang muncul, ternyata 10 nama di dalamnya adalah warga Indonesia. Kebanyakan dari mereka adalah entrepreneur yang bergerak di bidang teknologi.

Pengin tahu siapa aja bakal calon orang paling kaya di Indonesia? WowChannelz merangkumnya dari berbagai sumber. 


1.  Adrian dan Eugenie Patricia Agus

Adrian dan Eugenie Patricia Agus

Bisnis : Pudding Puyo

Kamu pasti familiar dengan merek  yang mereka jual? Ya, Puyo adalah puding yang rasanya lembut banget dan banyak didapat di Mall. Berkat usaha yang awalnya bermulai dari coba-coba pada 2013 ini, kakak beradik ini bisa meraup keuntungan mencapai Rp 750 juta per bulan! Padahal modal awalnya cuma Rp 5 juta lho. Itu pun dananya dari minjam ke orangtua.

Misi mereka adalah menjadi produsen pembuat kudapan terhalus dari Indonesia yang berkelas dunia. Pudding Puyo juga punya kelebihan rendah kalori, tanpa bahan pengawet, serta gak mengandung lemak jenuh.

Sejauh ini, Puyo udah memiliki 40 outlet lho, tersebar di Jakarta, Karawang, dan Bandung.


2. Yohanes Sugihtononugroho dan Muhammad Risyad

Yohanes Sugihtononugroho dan Muhammad Risyad. Foto : Doknet

Bisnis : Crowde

Kedua pemuda ini juga berpotensi jadi orang paling kaya di Indonesia, jika perusahaan rintisan yang mereka gawangi sukses. Mereka berdua adalah pendiri Crowde.

Ide mendirikan Crowde didasari karena banyak petani yang punya kendala modal. Mereka sulit mendapat pinjaman dari bank, dan terpaksa berutang ke rentenir.

Dengan hadirnya Crowde, kamu bisa membantu mereka sambil berinvestasi. Modal awalnya juga gak gede, Rp 10 ribu aja. Dan di sepanjang 2017, Crowde mengklaim udah berhasil menyalurkan Rp 15 miliar kepada 5 ribu petani di 276 desa.

Crowde telah mendapat suntikan dana dari Korea International Cooperation Agency (KOICA) sebesar US$ 75 ribu atau setara dengan Rp 1 miliar dalam bentuk hibah. Dan pada 2016, mereka juga mendapat suntikan dana sebesar US$ 70 ribu dari UMG Indonesia.

3. Marshall dan Krishnan

Marshall dan Krishnan. Foto : Doknet

Bisnis : Fabelio

Marshall dan Krishnan adalah pendiri situs jual beli online Fabelio. Sejak didirikan tahun 2015, e-commerce yang bergerak di bidang furnitur ini mengalami perkembangan pesat.

Mereka berhasil mendapat pendanaan seri A pada 2016 sebesar US$ 2 juta atau sekitar Rp 26 miliar. Sejauh ini, Fabelio pun menjadi e-commerce yang cukup digemari para pembeli.

Beberapa fitur yang mereka tawarkan adalah bebas ongkos kirim buat konsumen Jakarta dan Bandung. Pembeli juga bisa mengembalikan barang jika gak puas. Barang yang dikembalikan bakal dijemput oleh tim Fabelio, dan pembeli gak bakal diminta bayar sepeser pun!


4. Reynold Wijaya dan Iwan Kurniawan

Reynold Wijaya dan Iwan Kurniawan. Foto : Doknet

Bisnis : Modalku

Reynold dan Iwan mendirikan sebuah perusahaan pionir P2P Lending di Indonesia. Mereka membantu menghubungkan UMKM potensial dengan pemberi pinjaman.

Dengan berinvestasi di Modalku, kamu bisa mendapat return hingga 35 persen per tahun. Tenor investasinya juga beragam dan risikonya cukup terkendali.

Modalku mengantongi pendanaan seri A dari perusahaan induk mereka Funding Societies sebesar Rp 100 miliar pada 2016. Dan di tahun 2017 kemarin, perusahaan rintisan tersebut dikabarkan berhasil menyalurkan pinjaman dana Rp 1 triliun pada UMKM.

Baca juga :

5. Fransiska Hadiwidjana

Fransiska Hadiwidjana. Foto : Doknet

Bisnis: Prelo

Prelo merupakan marketplace jual beli barang bekas. Meski bekas, namun barang-barang yang ada di Prelo 100 persen asli dan kondisinya pun masih bagus. Mereka juga menyediakan berbagai fitur transaksi yang aman.


6. Talita Setyadi

Talita Setyadi. Foto : Instagram

Bisnis: BEAU

Bisnis yang digawangi Talita Setyadi adalah toko roti di Jakarta yang produknya dibuat dari bahan alami. Selain punya gerai, BEAU berhasil mendistribusikan produknya ke lebih dari 100 restoran, kafe, serta hotel di Jakarta.

Salah satu fakta unik dari BEAU adalah dari baker-nya. Konon kabarnya, mereka bukanlah orang-orang yang udah bisa bikin pastry atau bakery. Mereka adalah mantan petugas kebersihan pelayan perusahaan.

7. Stanislaus Mahesworo Christandito Tandelilin 

Stanislaus Mahesworo Christandito Tandelilin. Foto : Doknet

Bisnis: Sale Stock Indonesia

Pria ini adalah pendiri e-commerce penjual pakaian perempuan dengan harga terjangkau. Salah satu program promosi andalnya adalah CDBB alias coba-coba dulu baru bayar.

Pada tahun 2017, perusahaan rintisan ini menerima pendanaan seri B+ sebesar US$ 27 juta atau setara Rp 360 miliar. Sale Stock pun menjadi perusahaan rintisan e-commercepertama di portofolio Meranti ASEAN Growth Fund.


8. Jeff Hendrata dan Andrew Tanner Setiawan

Jeff Hendrata dan Andrew Tanner Setiawan. Foto : Doknet

Bisnis: Karta

Di daftar nomor delapan ini kita punya yang agak beda. Jeff dan Andrew punya perusahaan rintisan yang bergerak di bidang yang cukup unik.

Perusahaan itu adalah Karta, layanan yang bisa menghubungkan para perusahaan yang pengin beriklan dengan pengendara motor. 

Konten iklan mereka bakal dipasang di jaket atau papan yang disematkan di motor.

Unik kan? Nah, bisnis seperti ini bisa menguntungkan semua pihak. Si pemasang iklan tentu bisa beriklan dengan biaya murah, dan si pengendara motor udah pasti dibayar.

Karta sebenarnya dapat modal dari VIAEight, sebuah agency pembuat neon box dan stiker iklan di TransJakarta atau kereta. Namun nominalnya gak pernah mereka sebutkan.


9. Rich Chigga

Rich Chigga. Foto : Instagram

Musisi

Anak muda kelahiran 1999 ini memang bukan pengusaha. Ia adalah musisi. Brian Immanuel alias Rich Brian yang sebelumnya ngetop dengan nama Rich Chigga berhasil jadi ikon hip-hop di dunia maya sekaligus seorang komedian.

Saking terkenalnya, dia sempat diliput oleh TIME. Wajahnya pun sempat masuk ke sudut New York Times Square. Dari sanalah Rich Brian dapat uang banyak.

Lagunya yang berjudul “Dat $tick” emang populer dan viral di media sosial. Hasil karyanya dipuji rapper-rapper senior, seperti Tory Lanez dan Ghostface Killah.


10. Dian Pelangi

Dian Pelangi. Foto : Instagram

Desainer

Siapa yang gak kenal Dian Pelangi? Perempuan kelahiran Palembang 1991 ini merupakan seorang desainer sekaligus influencer yang cukup berpengaruh. Beberapa produk andalannya adalah hijab, pakaian anak, dan pengantin.

Berawal dari Jakarta Fashion Week, Dian yang saat itu masih berusia 18 tahun mulai memamerkan hasil karyanya ke publik. Tanpa disangka, produk-produk rancangannya jadi terkenal hingga ke luar negeri.

Forbes pun memasukkan Dian dalam dua kategori, yaitu seni dan selebriti. Emang patut diakui sih, followers di akun Instagram Dian juga banyak banget. Dia bukan lagi seorang desainer melainkan udah menjadi seorang publik figur yang beken.


Merekalah 10 anak muda yang berpotensi jadi orang paling kaya di Indonesia. 

Kesuksesan bisa datang dari mana saja,  kebanyakan merek adalah entrepreneur di bidang teknologi. Tapi selain itu masih ada yang lain, kan?

Kalian bisa saja sukses seperti mereka, kuncinya harus siap bekerja keras,  manfaatkan setiap waktu luang dengan hal yang bermanfaat.  Tentu saja ada faktor keberuntungan juga diantara mereka.  

 Mau mencoba?  Good luck ya,  siapa tahu nama kalian bisa masuk ke dalam salah satu remaja terkaya berikutnya. / Yulia

Komentar :