Zumi Zola Ditahan KPK

news | 10 April, 2018 12:17 WIB , Oleh Fildzah Adra Arifah

Zumi Zola mengenakan rompi tahanan KPK. Foto : Doknet

WOWChannelz.com -  Gubernur Jambi, Zumi Zola, tersangka kasus dugaan suap pengesahan RAPBD (Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Provinsi Jambi tahun 2018. KPK resmi menahan Gubernur Jambi tersebut usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta (9/4/2018).

"Tersangka ZZ ditahan untuk 20 hari pertama di Rutan C1 KPK," ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Zumi Zola mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan selama sekitar sembilan jam. Ia tiba di gedung KPK pukul 10.00 WIB dan keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 18.45 WIB dengan mengenakan rompi tahanan.

Zumi Zola Ditahan KPK
Zumi Zola Jadi Tersangka Korupsi. Foto : Doknet

Sebelumnya, Politisi PAN ini ditetapkan sebagai tersangka bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Arfan, terkait kasus dugaan suap senilai Rp 6 miliar.

Baca juga :

KPK menduga suap yang diterima Zumi Zola dan Arfan digunakan untuk menyuap anggota DPRD Jambi agar hadir dalam rapat pengesahan Rancangan APBD Jambi 2018. Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD diduga berencana tidak hadir dalam rapat tersebut karena tidak jaminan dari pihak Pemprov Jambi.

KPK menganggap yang dimaksud dengan jaminan adalah uang suap. Pihak eksekutif diduga berkepentingan agar anggaran yang diajukan Pemprov Jambi dapat disetujui DPRD Jambi.

Zumi Zola Ditahan KPK
Zumi Zola Jadi Tersangka Korupsi. Foto : Doknet

Dalam operasi tangkap tangan, KPK menyita uang Rp 4,7 miliar. KPK menduga ada uang Rp 1,3 miliar yang sudah diberikan kepada anggota DPRD lainnya.

Saat proses penyidikan, KPK menyita uang dalam bentuk mata uang dollar AS dan rupiah dari penggeledahan yang dilakukan di tempat tinggal Gubernur Jambi Zumi Zola.

Terancam 20 Tahun Penjara Zumi yang telah berstatus tersangka hadir dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Jambi. 

Kegiatan KPK yang melibatkan Zumi itu kemudian menuai kritik dari Indonesia Corruption Watch (ICW). Para aktivis menilai kegiatan tersebut justru akan merusak citra KPK di mata publik. KPK dianggap telah berkolaborasi dengan tersangka korupsi. (Flz/Flz)

Komentar :