Review Film Venom, Super Hero Dari Kegelapan Yang Mempunyai Hubungan Unik Dengan Kekuatan Supernya

news | 10 October, 2018 13:30 WIB , Oleh Josepus Orias Dias

WOWChannelz.com -  Minggu ini bioskop di tanah air diramaikan oleh poster film Venom. Film yang ditunggu-tunggu oleh penikmat tontonan film super hero ini memang cukup menarik untuk diulas. 

Buat kamu yang penasaran ingin menonton film ini, yuk simak ulasan dari WowChannelz berikut ini.

Dalam film 112 menit ini tidak banyak adegan laga seperti film pahlawan super kebanyakan. Kurang lebih sebanyak 70 persen berisikan adegan dialog yang menjelaskan apa, siapa dan bagaimana Venom ada.

Kisah Venom yang sebenarnya merupakan alien diungkapkan secara perlahan. Pengungkapan itu berawal dari investigasi jurnalis Eddie Brock (Tom Hardy) pada perusahaan yang dipimpin Carlton Drake (Riz Ahmed).

Venom adalah bentuk ketika jurnalis Eddie Brock terpapar alien berbentuk cairan kental yang disebut symbiote. Brock dikendalikan oleh cairan tersebut hingga menjadi jahat.

Cerita dalam film itu sama dengan komik The Amazing Spider-Man #300 saat Venom pertama kali muncul. Venom yang memiliki kemampuan mengeluarkan cairan kental berupa jaring itu merupakan salah satu musuh bebuyutan Spider-Man.

Mengacu pada cuplikan, Venom yang diperankan Hardy tidak jauh berbeda dengan yang diperankan Grace. Mereka sama-sama terpapar symbiote, hanya saja Venom yang diperankan Hardy memiliki tubuh yang lebih besar.

Selama pengungkapan itulah banyak tersaji adegan dialog, seperti percakapan antara Eddie dengan narasumbernya yang tak sengaja bertemu di pasar swalayan. 

Venom
Film Venom. Foto : Doknet

Ada sensasi berbeda ketika kita menonton Venom kali ini. Kita dapat secaea langsung aksi Eddie Brock dan symbiote-nya dalam film garapan Ruben Fleischer ini. Venom memang tidak sempurna, namun ia juga punya kelebihan yang menarik untuk diikuti.


Dari sisi CGI, sebetulnya masih ada beberapa kekurangan yang kentara ditampilkan di film kali ini. Sosok super hero yg berupa simbiotenya masih terasa kasar ketika berpindah dan beberapa adegan kejar-kejaraan yang sangat terlihat menggunakan stuntman. Tapi over all hal tersebut tertutup dengan koreografi aksinya yang ciamik. 

Ini dibuktikan dari saratnya adegan pertarungan yang memukau sepanjang film. Apalagi waktu Eddie Brock belum berubah bentuk menjadi Venom.

Baca juga :

Sepanjang Venom juga bertaburan momen-momen lucu dan lelucon kocak yang mengundang tawa. Namun, tak terasa berlebihan atau dipaksakan. Adu mulut antara Venom dan Eddie Brock selalu berhasil membuat penonton tersenyum. 


Film ini bertaburan bintang papan atas. Mulai dari pemenang BAFTA Awards Tom Hardy, sampai pemenang Emmy Awards Riz Ahmed. Dari segi akting, tak perlu diragukan lagi kepiawaian mereka di depan kamera. Ini membuat pengalaman mengikuti petualangan Venom terasa lebih menyenangkan.

Venom
Venom. Foto : Doknet

Tidak seperti film superhero lain yang di mana sang jagoan biasanya tidak perlu waktu lama untuk dapat mengendalikan kekuatan supernya itu, pada Venom. Eddie Brock sangat kesulitan dalam menghadapi Venom yang hinggap dalam tubuhnya, bahkan Venom sempat ingin memakan tubuh Eddie, seperti halnya parasit! Namun, lambat laun hubungan antar mereka dapat tumbuh karena adanya suatu persamaan dalam diri mereka dan tujuan yang sama sehingga sosok kedua antihero ini akhirnya saling membantu satu sama lain di dalam satu tubuh yang sama. Proses saling membantu ini tidak hanya dalam menghadapi villain melainkan saat Venom ingin membantu Eddie untuk dapat kembali berhubungan dengan mantan tunangannya itu yang cukup menimbulkan tawa itu.


Beberapa Adegan Terpotong

Tak selamanya semua adegan yang diambil saat syuting masuk dalam film. Seperti film Venom, salah satu adegan dalam film itu telah dipotong sehingga tak akan terlihat di layar lebar.

Hal tersebut diungkapkan oleh aktor Tim Hardy ang berperan sebagai Eddie Brock alias Venom saat wawancara dengan pengguna akun YouTube Comics Explained. Hardy ditanya mengenai adegan favoritnya dalam Venom.

"Adegan (favorit itu) tidak ada dalam film ini. Ada 30 sampai 40 menit adegan yang tidak ada dalam film, semuanya. Itu adegan mengendalikan orang yang gila, komedi gelap," ujar Hardy.

Venom
Film Venom. Foto : Doknet

Kemungkinan besar dalam adegan pengendalian orang mengandung banyak kekerasan. Sementara beberapa waktu lalu sutradara Ruben Fleischer menginginkan kekerasan film ini masih dapat dilihat untuk usia 13 tahun ke atas.

Venom merupakan salah satu musuh bebuyutan Spider-Man. Karakter Venom sebelumnya pernah muncul dalam film Spider-Man 3 (2007) dan diperankan Topher Grace./Yulia

Komentar :