Ody Mulya Sinyalir Ada Dalang Dibalik Benyamin Biang Kerok

news | 19 April, 2018 14:21 WIB , Oleh Fildzah Adra Arifah

Ody Mulya. Foto : Ray

WOWChannelz.com -  Kemelut antara Ody Mulya Hidayat, produser film 'Benyamin: Biang Kerok' dengan penulis naskah film 'Benyamin Biang Kerok' yang tayang pada tahun 1972 silam, Syamsul Fuad. Masalah tersebut semakin panas, keduanya sama-sama yakin dengan argumen mereka.

Ody Mulya menyesalkan sikap Syamsul Fuad yang tidak mengindahkan jalur damai darinya, maupun pihak Production House (PH) film 'Benyamin: Biang Kerok', yaitu Falcon Pictures dan Max Pictures.

"Yang saya sesali niat baik kita untuk bermusyawarah ditolak. Kecuali saya enggak penuhi permintaan dia, ini kan dipenuhi. Saya apresiasi, bukan saya takut atau salah dalam tuduhan ini. Tapi dia menghindar. itu berarti niatnya sudah jelek," sesal Ody saat ditemui WOWchannelz.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/4/2018).

Ody Mulya Sinyalir Ada Dalang Dibalik Benyamin Biang Kerok
Produser Ody Mulya. Foto : Ray

Menolak mediasi, Syamsul justru ingin masalah tersebut selesai meja hijau. Malah ia mengajukan Rp 10 miliar sebagai haknya sebagai penulis naskah dan mengklaim pemilik judul film itu.

"Sama meminta bagian Rp 1.000 per tiket, itu seperti pemegang saham ya. Maaf, sekelas Reza Rahadian saja enggak minta begitu, yang kerja mati-matian. Ini yang merasa pemegang judul. Tapi kan ceritanya beda itu sudah kita beli semua ceritanya, kan jadi aneh," kata Ody.

Baca juga :

Belum lagi yang membuat produser film 'Dilan 1990' ini naik pitam, saat pihak Syamsul Fuad seolah memerasnya. Dengan mengatakan jika kasus tersebut sudah masuk pengadilan, maka hak yang harus diberikan kepadanya lebih besar.

"Kata dia (Syamsul Fuad) kalau sudah sampai ke pengadilan angkanya lain lagi. Itu yang bikin saya enggak terima," ujar Ody bernada geram.  

Ody Mulya Sinyalir Ada Dalang Dibalik Benyamin Biang Kerok
Produser Ody Mulya. Foto : Ray
Ya, Ody Mulya menegaskan bahwa ia dan tim sudah merampungkan segala hak cipta penggunaan kepada beberapa pihak terkait. 

"Masa sudah kita beli semua dia bisa mengklaim bahwa itu punya dia dan kita dituntut pula kan lucu, atas dasar apa?," ucapnya.

Meski demikian, Ody tak serta merta menyalahkan Syamsul Fuad secara keseluruhan. Ia mensinyalir ada oknum di balik semua ini, yang menjadikan Syamsul sebagai alat untuk kepentingan pribadi. 

"Ya mungkin ada dalangnya. Tapi kan kalau niatnya benar kita apresiasi sampai angkanya juga sudah kita acc kok tiba-tiba jadi gugatan. Ini kan berarti ada something di belakangnya maunya apa?," tutup Ody Mulya.

Syamsul Fuad menggugat pihak Falcon Pictures, Max Pictures, Nirmal Hiroo Bharwani alias HB Naveen (Falcon Pictures), dan Ody Mulya Hidayat (Max Pictures). Pria berusia 81 tahun itu melayangkan gugatan terkait hak cipta atas film 'Benyamin: Biang Kerok' ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (Ray/Flz)