Film Stadhuis Schandaal, Kisah Sejarah Dibalut Kekinian

event | 14 July, 2018 23:42 WIB , Oleh Yulia Dewi

Pemeran S

WOWChannelz.com -  Animo masyarakat terhadap film Indonesia sudah semakin bagus, terutama bagi anak millenial saat ini yang hampir disetiap kesempatan meluangkan waktunya untuk mencari hiburan di bioskop. Hal ini ditandai dengan jumlah produksi film nasional yang semakin meningkat.


Para produserpun berlomba-lomba untuk menyajikan tontonan yang kreatifitasnya dengan membuat film film yang bermutu terlebih untuk generasi jaman now seperti sekarang ini agar dapat merebut hati penggemar film nasional. Begitupun dengan sutradara kawakan Adisurya Abdi

sang sutradara film, Adisurya menjelaskan, industri film Indonesia banyak mengangkat cerita sejarah sebagai film layar lebar, namun karena penggarapannya jauh dari aspek menghibur sehingga cenderung tak diminati penonton, khususnya millennial. "Kelemahan film kita adalah mengangkat kisah nyata sejarah tapi tidak dalam wujud kekinian, dalam artian dengan menggunakan format pendekatan hiburan dan pop," kata Adisurya di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2018).

Oleh karena itu bersama rumah Xela Pictures sengaja mengelar talk show bertajuk “Historia Cinta Stadhuis Schandaal”. Talk show tersebut dibuat untuk mengupas kisah skandal asmara di jaman Belanda yang difilmkan oleh sutradara Adisurya Abdi dengan judul Stadhuis Schandaal.


Adisurya Abdi Sutradara Film Stadhuis Schandaal dalam talkshow “Historia Cinta Stadhuis Schandaal

Baca juga :

Talk show tersebut dibuat untuk mengupas kisah skandal asmara di jaman Belanda yang difilmkan oleh sutradara Adisurya Abdi dengan judul Stadhuis Schandaal.
Stadhuis Schandaal merupakan karya terbaru Adisurya setelah 14 tahun tidak membuat film.”Saya pernah rasakan bagaimana bikin film di era seluloid dan sekarang ingin belajar lagi di era digital,”jelas Adisurya Abdy.

Film Stadhuis Schandal sendiri mengisahkan tentang Fei (diperankan Amanda Rigbi), seorang mahasiswi Ilmu Budaya Universitas Indonesia yang sedang mengerjakan tugas kampus mengenai The Old Batavia. Saat mencari bahan dan riset di kawasan Kota Tua Jakarta, dia merasa diperhatikan seorang gadis keturunan Belanda dan Jepang yang kemudian dikenal sebagai Saartje Specx atau dipanggil Sarah (Tara Adia).

Sosok Sarah kemudian menghilang dari pandangan Fei saat dering telepon berbunyi. Pertemuan Fei dengan Sarah membuat dia tidak dapat menghilangkan pertanyaan dalam pikiran siapa sosok wanita yang memperhatikannya di Museum Fatahillah --yang dulu bernama Stadhuis itu.


Pada era tersebut, perselingkuhan adalah sebuah aib yang diancam dengan hukuman mati. Lewat berbagai macam cara eksekusi yang cukup sadis, seperti digantung, badan yang terbelah karena ditarik berlawanan oleh dua ekor kuda, direndam dalam bak air, ditembak dan lain sebagainya.

Remy mengungkapkan bahwa kisah yang terdapat dalam Stadhuis Schandaal memang benar terjadi. Stadhuis adalah yang sekarang dijadikan Musium Fatahillah. “Tokoh dalam film ini adalah asli. Waktu itu perzinahan hukumannya berat, orang hukuman hidungnya dicoret, dari situlah muncul istilah hidung belang,” kata Remy Silado.

Menariknya, film ini menampilkan setting kurun waktu berbeda, yakni antara kisah jaman Gubernur Jan Pieterzoon Coen, hingga setting jaman modern. Kedua masa itu memiliki kaitan dalam cerita. Ada misteri lama yang terkuak melalui tokoh Fey, mahasiswi yang tengah mengadakan penelitian.


Talkshow “Historia Cinta Stadhuis Schandaal”

Untuk menampilkan nuansa masa lalu, selain melakukan pengambilan gambar di Musium Fatahillah, Adisurya Abdy juga membangun sebuah set khusus berbentuk benteng yang berdiri di atas tanah milik PT Inter Studio. Sedangkan untuk setting modern, pengambilan gambar dilakukan di Jakarta, Perkebunan kelapa sawit di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah dan di Shanghai, China.

Secara keseluruhan film ini dibintangi oleh Tara Adia, Amanda Rigby, Septian Dwicahyo, Tio Duarte, Rensy Milano, George Taka, Viland Volt, Anwar Fuady,serta  Roweina Umboh. Film ini direncanakan akan tayang tanggal 26 Juli 2018 di seluruh bioskop tanah air./Yulia

Komentar :