Melly Goeslaw: Soundtrack Seharusnya Didekasikan Untuk Film

celeb | 30 July, 2018 09:30 WIB , Oleh Yulia Dewi

Foto : Instagram

WOWChannelz.com -  Melly Goeslaw yang dijuluki ‘Ratu Soundtrack’  atau ‘Queen of Soundtrack’ sepanjang karirnya di industri hiburan Tanah air sudah banyak soundtrack film yang menghadirkan lagu ciptaaan istri dari musisi Anto Hoed ini. Sebut saja ‘Eiffel I'm in Love’, ‘Ada Apa Dengan Cinta?’, ‘Ayat-ayat Cinta’, ‘Ketika Cinta Bertasbih’, ‘Heart 2 Heart’, ‘Love Story’, dan masih banyak lagi.

Sudah 21 tahun Melly berkarya dan menghasilkan empat album solo, enam album soundtrack film, tiga album kompilasi dan enam albumnya bersama potret.

Ditemui WowChannelz di kediamannya, Bintaro, Kamis (26/7) ia memberikan tipsnya bagaimana ia bisa sukses dalam membuat beberapa scoring film maupun soundtrack film.

Foto: Istimewa

Soundtrack seharusnya bukan untuk dilihat sisi komersilnya saja. Hal ini  lah yang memang harus dibedakan oleh musisi yang nantinya terjun ke bidang soundtrack film.

“Aku Cuma bilang bahwa soundtrack itu merupakan full dedicted untuk film. Jadi ketika kita oke dengan satu script film, misalnya ketika aku bikin soundtrack untuk film Kartini gak mungkin aku buat dengan komersil. Karena memang filmnya bukan film kolosal, Kartini ini film drama. Jadi kalau aku bikin komersil nanti gak kawin dengan filmnya,” terang Melly.

Baca juga :


“Begitulah jadi aku gak mungkin bikin lagu yang ada baper-bapernya. Jadi memang kita harus tulus, ikhlas, dan benar-benar didedikasikan untuk cerita dari film itu sendiri,” tambahnya.

Bagi yang para musisi yang memang baru belajar dan mendapatkan rezeki memegang sebuah film untuk mengisi sebuah soundtrack, Melly juga berpesan agar jangan malas dalam membaca script dari film yang akan dibuat soundtracknya nanti.

Melly Goeslaw
Melly Goeslaw, di kediamannya di Puri Bintaro, Tangerang Selatan. Foto: Ray

“Misalnya untuk adik-adik yang pingin atau mendapat rezeki membuat soundtrack jangan malas untuk baca script.  Itu harus dibaca berkali-kali dan kita pahami betul isinya. Jika memang soundtrack yang dengan menempelkan lagu yang ada terus bisa booming, ya Alhamdulillah. Itu satu dari seribu” kata Melly.

Tapi menurutnya saat ini kebanyakan musisi di seluruh dunia entah itu Jepang, Korea atau Amerika lagu soundtrack memang benar-benar dedikasikan untuk script film itu sendiri.

“Saat ini diseluruh dunia memang full didedikasikan untuk film, sehingga ketika soundtrack dijahit dan ditempeli  gambar bisa mach dengan lagunya,” ujar Melly.

Melly juga berujar saat ini kondisi industri musik di Indonesia sedang sulit, ia yang juga mempunyai group band potret masih belum ada rencana membuat album kembali. Kedepannya bersama dengan potret ia akan membuat sebuah album flat buat penggemar setianya.

“Untuk album potret saat ini memang industri musik sedang turun, paling kita buat digital platform aja. Sudah ada 4 lagu sih. Nantinya kita mau dedikasikan buat penggemar die hard potret, ya paling kita buat flat album aja,” tutup Melly.

Komentar :