Dimas Anggara Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

celeb | 10 April, 2018 18:53 WIB , Oleh Fildzah Adra Arifah

WOWChannelz.com -  Aktor tampan Dimas Anggara saat ini tidak hanya sibuk dengan promosi film, tapi dia juga harus berurusan dengan masalah hukum. Dimas dilaporkan atas tuduhan penganiayaan dan ancaman pembunuhan oleh mantan rekan bisnisnya, Fiqih Alamsyah. 

Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Dimas sudah naik ke tahap penyidikan. Perseteruan antara Fiqih Alamsyah dengan aktor Dimas Anggara terkait urusan bisnis food court masih diselidiki. 

Menurut Henry Indraguna, selaku kuasa hukum Fiqih yang menjadi korban, menyebutkan bahwa kasus tersebut sudah masuk lebih dalam di kantor polisi. Henry juga mengungkapkan, Dimas akan segera menjadi tersangka

Dimas Anggara Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
Dimas Anggara. Foto : Doknet

"Ini sudah dari lidik menuju sidik. Status pemeriksaannya sudah naik. Jadi dua alat bukti dari awal mula sudah cukup. Ini sudah ada dugaan kuat, makanya dinaikkan menjadi sidik", ungkap Henry, Senin (9/4) di Polsek Cilandak, Jakarta Selatan.

“Sekarang sudah proses dari BAI menuju BAP. Setelah BAP selesai, gelar perkara, kalau memang sudah cukup bukti, statusnya bisa naik jadi tersangka", jelas Henry pada awak media. 

Baca juga :

Henry Indraguna juga menanyakan berapa lama kemungkinan penetapan status tersangka pada Dimas Anggara ke pihak penyidik. 

"Jadi kita juga sudah tanyakan ke penyidik, kira-kira sampai jadi tersangka berapa lama? Kurang lebih sekitar dua minggu. Jadi nanti habis gelar, cukup bukti, saya kira segera ambil keputusan," tuturnya. 

Dimas Anggara Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
Dimas Anggara. Foto : Dok WOWChannelz

Meski tidak seratus persen, dia tetap meyakini Dimas akan segera ditetapkan sebagai tersangka dalam waktu dekat. 

"Kemungkinan 70 hingga 80 persen jadi tersangka," pungkas Henry Indraguna. 

Penjelasan dari Henry Indraguna, hingga saat ini tak ada komunikasi dari kedua belah pihak. 

"Nggak ada, mereka tidak ada komunikasi dengan kami," ujar Henry. 

Henry mengimbau agar pihak Dimas membuka komunikasi lebih dulu. Sebab ia menganggap kliennya adalah korban dalam masalah ini. (Flz/Flz)

Komentar :