Bom di Surabaya Masih Terus Berlanjut

viral | 14 May, 2018 13:25 WIB , Oleh Fildzah Adra Arifah

WOWChannelz.com -  Setelah bom bunuh diri meledak di tiga gereja di Surabaya kemarin pagi, disusul bom di Sidoarjo tadi malam, pagi ini ledakan bom terjadi lagi. Kali ini terjadi di Markas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Senin (14/5) sekitar pukul 8.50 WIB.

Minggu (13/5) pagi, telah terjadi pengeboman di tiga gereja di Surabaya. Bom bunuh diri itu menewaskan beberapa orang.

"Iya bom ada di tiga gereja", kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung saat dikonfirmasi.

Bom di Surabaya Masih Terus Berlanjut
Bom di salah satu Gereja di Surabaya. Foto : Doknet

Ledakan pertama, pukul 07.30 terjadi di Gereja Santa Maria, Ngagel. Terdapat 4 orang yang meninggal. Disusul kemudian ledakan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro yang menewaskan 2 orang dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno, Sawahan, dengan korban meninggal di tempat 2 orang. 

Baca juga :

Bom meledak di ketiga gereja tersebut dalam selisih waktu sekitar 30 menit. Serangan bom ke gereja di Surabaya ini ternyata dilakukan satu keluarga.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, ledakan bom di Surabaya dilakukan oleh keluarga Dita Supriyanto.

"Alhamdulliah, identifiksi sudah diketahui, Pelaku satu keluarga yang melakukan serangan ke tiga gereja", kata Tito saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo di RS Bhayangkara Polda Jatim, Minggu(13/5) petang.

Bom di Surabaya Masih Terus Berlanjut
Bom aksi teroris. Foto : Doknet

Terakhir, kembali ada ledakan bom pagi ini di Markas Polrestabes Surabaya.

"Meledak sekitar pukul 08.50 WIB", ungkap Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera, Senin (14/5).

Kombes Frans Barung belum merinci ledakan tersebut. Menurutnya polisi masih melakukan sterilisasi di lokasi kejadian.

Ia mengatakan pihak Polda Jatim dipimpin Wakapolda Jatim Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo akan mendatangi TKP tersebut. Saat ini, belum bisa dipastikan adakah korban jiwa. Namun, akan segera memberikan pernyataan ke media.

"Polda jatim secara terbuka menyangkut situasi ini. Kita akan mendatangi TKP. Izinkan kami mengonsolidasikan," ucapnya. (Flz/Flz) 

Komentar :