Siswa SMA Muhammadiyah 3 Biasakan Shalat Berjamaah

community | 22 March, 2018 10:13 WIB , Oleh Fildzah Adra Arifah

Alya Sophia. Foto : Aji

  • 323

    View

WOWChannelz.comSMA Muhammadiyah (Limau) 3 membiasakan para siswa siswinya untuk menjalani ibadah salat sunnah maupun fardhu. Di pagi hari, siswa/i wajib melaksanakan salat Dhuha berjamaah, dan siang harinya salat Dzuhur berjamaah.

Awalnya, sejumlah siswa maupun siswi belum terbiasa dengan hal itu. Maklum, namanya juga anak muda, tidak terlalu ingin mengikuti peraturan yang berlaku.

Banyak dari mereka yang bolos atau cabut salat. Namun seiring berjalannya waktu, karena terbiasa dan 25 poin yang dikenakan untuk mereka yang tidak mengikuti peraturan itu, mereka jadi membiasakan diri. Sebab, jika poin sudah mencapai 100, siswa dan siswi terpaksa keluar dari sekolah. 

Siswa SMA Muhammadiyah 3 Biasakan Shalat Berjamaah
Alya Sophia Ketua Umum IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah). Foto : Aji

Terbiasa

Salah satu siswi cantik, Alya Sophia yang menjabat sebagai Ketua OSIS juga mengakui, kalau saat masuk SMA Muhammadiyah 3 ia belum terbiasa dengan hal tersebut. Tapi karena dilakukan setiap hari, lama kelamaan ia pun terbiasa.

"Tadinya enggak biasa ya kayak gitu. Tadinya kan salat Dhuha memang enggak diwajibin kan di sini tapi kalau sekarang sudah diwajibin banget kalau salat Dhuha berjamaah," katanya saat berbincang dengan WOWchannelz.com

Baca juga :

Selain menerapkan poin, guru-guru Limau 3 juga bertindak tegas kepada siapa pun yang tidak mematuhi peraturan itu. Mulai dari mengecek setiap penjuru kelas maupun selasar, atau sanksi teguran.

"Disuruh turun dulu dipanggil jadi lama-lama kebiasa," ucap Alya.

Siswa SMA Muhammadiyah 3 Biasakan Shalat Berjamaah
Siswa SMA 3 Muhammadiyah Jakarta. Foto : Aji

Cabut

Siswa laki-laki yang biasa dipanggil Ije pun senada dengan Alya. Untungnya siswa pindahan dari SMA 82 ini memiliki banyak teman di Limau 3. Jadi ia tidak terlalu sulit menyesuaikan kebiasaan itu.

"Ya mau enggak mau sih. Kepaksa juga awalnya, tapi jadi kebiasaan, ya jadinya ikutin saja," ujar Ije.

Meski begitu, Ije tak menampik kalau awalnya ia sempat kabur-kaburan agar tidak menjalani salat Dhuha atau Dzuhur berjamaah. Baik itu ke kantin atau keluar sekolah.

"Awalnya bosan sih, kita juga suka cabut-cabutan juga awalnya tapi ketahuan terus lama-lama salat juga," tutur Ije. (Ray/Flz)